Rumpin – Bogor

Tambang galian golongan (C) yang diduga ilegal ini telah merusak ekosistem alam di GSB Bapeda sepadan sungai Cisadane – Cipinang Rumpin Kabupaten Bogor.

Kegiatan tambang ilegal yang telah menyebabkan rusaknya kelestarian lingkungan hidup juga telah merusak lahan DAS (Daerah Aliran Sungai).Masyarakat Kampung Malingping Desa Sukasari, menolak beroperasinya galian pasir dan batu yang sudah berjalan selama dua bulan terakhir di wilayah tersebut yang telah jelas – jelas melanggar KLHK. Ironis jika kegiatan yang melibatkan kendaraan berat jenis truk bertonase besar berserta kendaraan alat berat lainnya jenis Beko.Ironis jika pihak desa setempat tidak mengetahui hal ini dan pihak kecamatan rumpin dengan tim penertiban Satpol PP, jika tidak mengetahui kegiatan tambang yanh diduga ilegal tersebut.

 

Warga masyarakat kampung Malingping dan kampung Cibeureum Rumpin Bogor inipun meresahkan adanya galian tambang yang diduga ilegal ini, harus berhadapan dengan UU lingkungan hidup dan UU.KUHP. dengan sanksi pidana.

UU Nomor 23 tahun 2009 tersebut diatas, hukuman terberat bagi perusak lingkungan hidup adalah dipidana dengan pidana penjara paling lama 15 (lima belas) tahun dan denda paling banyak Rp. 15.000.000.000,00 (lima belas miliar rupiah).

Lahan Bapedas Disikat Penambang Galian C Ilegal.

Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) Kabupaten Bogor, setelah mengetahui bahwa ada kegiatan galian tambang ilegal langsung menutup dengan penyegelan area galian batu pasir di aliran sungai Cipinang, tepatnya di Kampung Malingping, RT 2 RW 5 Desa Sukasari Kecamatan Rumpin.

Informasi dan pengaduan warga yang resah akibat beroperasinya galian batu pasir di aliran sungai ini ditindak lanjuti ke pihak terkait. Dan Rabu (10/2/2021) berakhir dengan disegelnya tambang jenis galian (C).

Dengan mengerahkan 15 anggota dari Mako Satpol PP dan Unit Satpol PP Kecamatan Rumpin.

Diberitakan sebelumnya, aktifitas galian pasir dan batu di sungai Cipinang ini, sempat didemo warga sekitar yang melakukan penolakan karena khawatir akan menyebabkan kerusakan alam dan potensi banjir.

A.H


 525 total views,  1 views today

By newspkp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *