Bogor newspkp.com –  Untuk menjadikan para pelajar menjadi generasi bangsa Indonesia yang maju dan bertanggung jawab terhadap bangsa dan negara, perlu kiranya memupuk rasa jiwa nasionalis kepada para pelajar tersebut, serta memberikan ilmu dan arahan serta bimbingan yang tepat dan benar kepada mereka. Itu dijelaskan oleh Danrem 061/SK Brigjen TNI Achmad Fauzi S.I.P., M.M . usai memberikan materi kepada seribu pelajar se wilayah Korem 061/Suryakancana di kegiatan webinar kebangsaan.

Pada kegiatan Webinar kebangsaan untuk Indonesia ‘Generasi bangsa yang cerdas dan tegas’, secara virtual tersebut, Danrem juga sekaligus menjadi narasumber pada kegiatan tersebut, Jumat (20/8).

Pada kesempatan tersebut, Danrem menyampaikan beberapa materi kepada para peserta webinar yang hadir pada ruang zoom tersebut yang diantaranya para pelajar, guru dan juga personil TNI.

Dan pada kesempatan itu juga, Danrem membahas terkait kenakalan remaja yang diantaranya tawuran pelajar dan penggunaan knalpot racing, serta Bantuan dari pemerintah untuk warga masyarakat dan pelajar. Menurutnya bahwa para pelajar saat ini banyak yang terpengaruh pada hal yang buruk, salah satunya adalah tawuran, padahal sudah jelas tawuran itu akan menimbulkan banyak korban, bahkan bisa menyisakan duka bagi keluarga jika ada yang menjadi korban. Oleh karena Danrem meminta kepada para pelajar untuk menjauhi tawuran, dan ada baiknya melakukan sesuatu hal yang positif, belajar lebih fokus lagi dan rajin beribadah, hal tersebut tentunya untuk menggapai cita-cita. Dan manfaatkan bantuan pasilitas dari pemerintah sebaik mungkin, terkait bantuan untuk para pelajar yang diberikan oleh guru guru di Sekolah

Selain itu Danrem juga menghimbau agar para pelajar tidak menggunakan velg racing pada kendaraan motor, karena velg racing tentunya dapat mengganggu kenyamanan warga masyarakat, bahkan akibat dari penggunaan velg racingpun bisa menjurus pada perkelahian atau pertikaian antar gank. Itu diharapkan tidak akan terjadi lagi pada anak-anak pelajar generasi penerus bangsa.

Dan sebagai penutup, Danrem meminta agar para pelajar yang hadir pada kegiatan webinar dari 5 wilayah diseluruh jajaran Korem 061/SK tersebut tidak melakukan unjuk rasa, apalagi jika harus ikutan ke Jakarta. Karena tugasnya seorang pelajar hanya belajar menuntut ilmu setinggi-tingginya agar tercapai cita-cita yang diinginkan.

Pada kegiatan webinar kebangsaan yang dihadiri oleh Senior Vice President Agricon Group Bapak Harlan Bengardi selaku penyelenggara acara, kemudian Ketum FMP 2021 Bapak Anwar selaku inisiator, lalu diikuti oleh Habib Novel AlIdrus, Habib Hasan Alatas, Ustadz Turmudi dari Yayasan Al-gozali serta 1000 pelajar SMA/SMK/MAN, Bima Arya membukanya langsung dengan mengajak semua yang hadir untuk terus menguatkan persatuan dan kebersamaan ditengah perbedaan.

Sumber: Penrem 061/SK

 88 total views,  4 views today

By newspkp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *