Dalam kesempatan tersebut, Tito Karnavian menyampaikan, diperlukan seni memimpin yang baik dari Kepala Daerah untuk dapat memulihkan perekonomian nasional. Terima kasih kepada para Kepala Daerah yang sudah dengan baik melakukan penyerapan belanja APBD tahun anggaran 2021.

“Saya mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Kepala Daerah yang sudah melaksanakan penyerapan belanja APBD tahun angaran 2021 dengan baik,” ujar Tito.

Tito menambahkan, namun berdasarkan data-data yang ada, masih banyak daerah yang penyerapan belanja APBD nya rendah. Saya minta hal ini terus didorong dalam satu bulan ini, dan nanti pada awal bulan Juli kita akan lakukan evaluasi, daerah mana saja yang sudah meningkatkan penyerapan belanjanya dan daerah yang masih stagnan.

“Asistensi sudah kita lakukan melalui Dirjen Keuangan Daerah untuk Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) dan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) di daerah-daerah yang penyerapan APBD nya masih rendah. Kedepan, kami akan membentuk tim untuk melakukan monitoring secara terus menerus kepada daerah-daerah yang penyerapan belanja daerahnya relatif rendah,” terangTito.

Kemudian, lanjut Tito, ada beberapa yang harus dilakukan oleh rekan-rekan Kepala Daerah dan juga Kemedagri, diantaranya kita sudah mengeluarkan surat edaran percepatan realisasi APBD tahun anggaran 2021 dan pemulihan investasi daerah, demi memulihkan ekonomi nasional serta surat edaran percepatan realisasi bantuan sosial. Ini bisa menjadi landasan bagi para Kepala Daerah untuk mengambil kebijakan keuangan.

(TIM KOMUNIKASI PUBLIK / DISKOMINFO KAB.BOGOR)

 226 total views,  1 views today

By newspkp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *