Advertisement

Pertanyaan: Saya Peserta JKN-BPJS Kesehatan, pada saat anak saya sakit dan masuk ke salah satu RS namun pihak RS menyampaikan anak saya harus dirujuk karena tidak ada dokter bedah anak, pertanyaannya apakah Ambulans di jamin BPJS kesehatan?

Terimakasih

Dari Nama Asep, Alamat Gunung Putri

Terimakasih atas Pertanyaan yang saudara sampaikan, berikut penjelasan terkait Pelayanan Ambulans di era JKN -BPJS Kesehatan.

Pelayanan ambulan merupakan pelayanan transportasi pasien rujukan dengan kondisi tertentu antar fasilitas kesehatan yang disertai dengan upaya atau kegiatan untuk menjaga kestabilan kondisi pasien untuk kepentingan keselamatan pasien.

Namun ternyata dibeberapa Daerah masih banyak peserta JKN -BPJS Kesehatan ketika harus dilakukan rujukan antar fasilitas kesehatan masih harus membayar sendiri dengan biaya yang berpariatif, mulai dari ratusan ribu rupiah hingga jutaan rupiah tentunya hal itu sangat memberatkan.

Yang perlu diketahui oleh peserta JKN-BPJS Kesehatan, Ambulans adalah salah satu manfaat non medis yang dijamin oleh BPJS kesehatan hal itu sesuai dengan Peraturan Presiden No. 12 Tahun 2013 Pasal 20 yang menyebutkan :

Manfaat non medis meliputi Manfaat akomodasi dan ambulans. Ambulans hanya diberikan untuk pasien rujukan dari Fasilitas Kesehatan dengan kondisi tertentu yang ditetapkan oleh BPJS Kesehatan.

Artinya manfaat Ambulans adalah salah satu hak bagi peserta JKN -BPJS Kesehatan, namun hanya dari fasilitas kesehatan ke fasilitas kesehatan dengan kondisi tertentu yang ditetapkan oleh BPJS kesehatan.

Ditegaskan lagi dalam Peraturan Menteri Kesehatan No. 71 Tahun 2013 Pasal 29

Pelayanan Ambulan merupakan pelayanan transportasi pasien rujukan dengan kondisi tertentu antar Fasilitas Kesehatan disertai dengan upaya atau kegiatan menjaga kestabilan kondisi pasien untuk kepentingan keselamatan pasien.

Pelayanan Ambulan hanya dijamin bila rujukan dilakukan pada Fasilitas Kesehatan yang bekerjasama dengan BPJS atau pada kasus gawat darurat dari Fasilitas Kesehatan yang tidak bekerja sama dengan BPJS Kesehatan dengan tujuan penyelamatan nyawa pasien.

Kesimpulannya :

1. Pelayanan ambulans diberikan kepada peserta BPJS Kesehatan dalam kondisi tertentu berdasarkan rekomendasi medis dari dokter yang merawat, Artinya Selma menurut Dokter yang menangani pasien bahwa rujukan harus menggunakan jenis ambulans apapun tetap di jamin BPJS Kesehatan (Bukan atas permintaan Pasien/Keluarga)

2. Diberikan pada transportasi darat dan air bagi pasien dengan kondisi tertentu antar fasilitas

kesehatan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

3. Yang dimaksud dengan kondisi tertentu pada poin nomor 2 di atas adalah :

a.Kondisi pasien sesuai indikasi medis berdasarkan rekomendasi medis dari dokter yang merawat.

b. Kondisi kelas perawatan sesuai hak peserta penuh dan pasien sudah dirawat paling sedikit selama 3 hari di kelas satu tingkat di atas haknya.

c. Pasien rujuk balik rawat inap yang masih memerlukan pelayanan rawat inap di faskes tujuan.

Contoh : Pasien kanker rawat inap dengan terapi paliatif di RS tipe A dirujuk balik ke RS tipe di bawahnya untuk mendapatkan rawat inap paliatif (bukan rawat jalan).

d. Pelayanan ambulan hanya diberikan untuk rujukan antar Faskes :

1. Antar faskes tingkat pertama.

2. Dari faskes tingkat pertama ke faskes rujukan.

3. Antar faskes rujukan sekunder.

4. Dari faskes sekunder ke faskes tersier.

5. Antar faskes tersier.

6. Dan rujukan balik ke faskes dengan tipe dibawah nya

Dengan Demikian maka tidak boleh fasilitas pelayanan kesehatan (Faskes) membebankan biaya ambulans pada peserta JKN-BPJS Kesehatan.

Demikian Penjelasan yang kami dapat sampaikan semoga bermanfaat dan bisa menjadi referensi buat semua masyarakat dan peserta JKN-BPJS Kesehatan.

TANYA – JAWAB :

1. Apakah pelayanan rujukan ambulan dari faskes yang tidak bekerjasama ke faskes yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan dijamin? Dijamin, hanya untuk kasus gawat darurat yang sudah teratasi keadaan kegawatdaruratannya dan pasien dalam kondisi dapat dipindahkan ke Faskes yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.

2. Apakah pelayanan ambulan untuk kejadian kecelakaan di tempat kerja rumah/ kecelakaan lalu lintas dijamin? Tidak dijamin

3.Apakah penjemputan pasien dari rumah dan pengantaran pasien pulang kerumah dapat dijamin?

Tidak dijamin

4.Apakah peserta BPJS Kesehatan harus membayar terlebih dahulu kemudian

menagihkan penggantiannya kepada BPJS Kesehatan?

Peserta tidak perlu membayar terlebih dahulu, peserta dapat langsung mendapatkan pelayanan ambulan. Penagihan klaim diajukan oleh fasilitas kesehatan ke BPJS Kesehatan.

5. Apakah pelayanan ambulan jenazah termasuk pelayanan ambulan yang dijamin?

Tidak dijamin

Terimakasih

Bogor, 7 Februari 2021

 

Heri Irawan,SE

Humas DPC PWRI Bidang Kesehatan//


 290 total views,  1 views today

loading...

By newspkp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *